Kebanyakan orang tinggal jauh dari supermarket sehingga mereka seringkali harus berkendara jauh untuk pergi ke sana. Anda mungkin membeli kebutuhan belanjaan selama seminggu di akhir pekan, jadi salah satu masalah yang perlu Anda pertimbangkan adalah...Cara yang tepat untuk menyimpan sayuran dan buah-buahan segar di lemari es.Seperti yang kita ketahui, makanan-makanan ini merupakan faktor penting untuk menjaga keseimbangan diet kita. Mengonsumsi makanan kaya sayuran hijau dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, dan kondisi kesehatan lainnya. Namun, jika bahan makanan ini tidak disimpan dengan benar, makanan tersebut dapat menjadi sumber bakteri, virus, dan mikroorganisme penyebab penyakit.
Namun, tidak semua sayuran dan buah-buahan memiliki persyaratan penyimpanan yang sama, yang berarti tidak ada satu cara yang tepat untuk menyimpan semuanya, misalnya sayuran berdaun tidak dapat disimpan dengan cara yang sama seperti lobak, kentang, dan sayuran akar lainnya. Selain itu, beberapa proses seperti mencuci dan mengupas dapat menjaga kesegarannya lebih lama atau lebih singkat, tergantung pada berbagai faktor. Berikut beberapa tips untuk mengetahui cara menjaga sayuran dan buah-buahan tetap segar sebisa mungkin.
Simpan Sayuran & Buah-buahan di Kulkas
Untuk sayuran dan buah-buahan, kisaran suhu penyimpanan yang tepat adalah antara 0℃ dan 5℃. Sebagian besar lemari es memiliki dua atau lebih laci penyimpanan sayuran yang memungkinkan Anda mengontrol kelembapan di dalamnya, untuk penyimpanan terpisah sayuran dan buah-buahan, karena keduanya memiliki kebutuhan kelembapan yang berbeda. Kondisi kelembapan rendah paling baik untuk buah-buahan, sedangkan untuk sayuran, kelembapan tinggi sangat ideal. Sayuran memiliki masa simpan yang pendek, meskipun disimpan di lemari es. Berikut beberapa data masa simpan untuk setiap sayuran hijau segar dalam tabel di bawah ini:
| Barang-barang | Hari-hari yang Abadi |
| Selada dan sayuran berdaun lainnya | 3-7 hari (tergantung seberapa rapuh daunnya) |
| Wortel, parsnip, lobak, bit | 14 hari (tersegel dalam kantong plastik) |
| Jamur | 3-5 hari (disimpan dalam kantong kertas) |
| Tongkol jagung | 1-2 hari (disimpan bersama sekamnya) |
| Kembang kol | 7 hari |
| kubis Brussel | 3-5 hari |
| Brokoli | 3-5 hari |
| Labu musim panas, labu kuning, dan kacang hijau | 3-5 hari |
| Asparagus | 2-3 hari |
| Terong, paprika, artichoke, seledri, kacang polong, zucchini, dan mentimun | 7 hari |
Untuk pendinginan komersial, kita sering melihat bahwa supermarket atau toko swalayan menggunakanlemari es display bertingkat, lemari es pajangan pulau, freezer dada,kulkas pintu kacadan lainnyalemari es komersialuntuk menyimpan sayuran dan buah-buahan yang mereka perdagangkan.
Simpan di tempat kering, sejuk, dan gelap tanpa perlu kulkas.
Jika menyimpan sayuran dan buah-buahan tanpa lemari es, suhu ruangan yang tepat adalah antara 10℃ dan 16℃. Untuk penyimpanan dan kesegaran terlama, sayuran dan buah-buahan perlu disimpan jauh dari area memasak atau tempat dengan kelembapan tinggi, panas, dan cahaya, bisa menggunakan wadah atau lemari khusus agar tetap gelap. Dalam beberapa situasi, menyimpan sayuran hijau segar jauh dari cahaya dapat mencegahnya bertunas, terutama kentang. Jika disimpan bersama bawang, kentang akan lebih cepat bertunas, jadi kentang dan bawang harus disimpan secara terpisah.
Bahan-bahan yang dapat disimpan di lemari dapur antara lain bawang putih, bawang merah, bawang bombay, lobak putih, ubi jalar, kentang, ubi manis, dan sebagainya. Dalam hal ini, bahan-bahan tersebut dapat disimpan setidaknya selama 7 hari, dan jika suhu dijaga dalam kisaran 10-16℃, dapat bertahan hingga satu bulan atau bahkan lebih lama. Waktu penyimpanan akan bergantung pada musim, umumnya dapat bertahan lebih lama di hari-hari yang lebih sejuk daripada saat cuaca panas.
Simpan Sayuran & Buah-buahan Secara Terpisah
Bukan berarti buah-buahan diharapkan matang lebih cepat, pematangan sayuran hanya berarti menguning, layu, berbintik-bintik, atau bahkan membusuk. Beberapa buah seperti pir, plum, apel, kiwi, aprikot, dan persik melepaskan gas yang disebut etilen, yang dapat mempercepat proses pematangan sayuran dan buah-buahan lainnya. Jadi, saat menyimpan sayuran, pastikan Anda memisahkannya dari buah-buahan, bungkus dengan kantong plastik, dan letakkan di laci pendingin secara terpisah. Simpan sayuran utuh sebelum dimakan karena akan bertahan lebih lama daripada yang dipotong atau dikupas, sedangkan sayuran yang sudah dipotong dan dikupas harus disimpan di lemari es.
Waktu posting: 07-07-2021 Dilihat: